Legalitas produk rumah jogja dan tanah jogja menurut PERBUP Sleman

Posted by on Jun 24th, 2011 and filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

wordpress plugins and themes automotive,business,crime,health,life,politics,science,technology,travel

izin rumah jogja

Kelegalitasan produk dijual rumah jogja menurut PERBUP Sleman no 11 tahun 2007, BAB IV pasal 12 mengenai perijinan, pengembang rumah jogja dan tanah jogja dalam melakukan pembangunan perumahan Jogjakarta wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut;

 

  1. Ijin pemanfaatan tanah (ipt) atau izin lokasi
  2. Perolehan tanah
  3. Penyusunan dokumen lingkungan
  4. Pengesahan site plan
  5. Pemecahan sertifikat
  6. Ijin mendirikan bangunan

Berkaitan dengan penerbitan IPPT dalam Perda Sleman No. 19/2001 mewajibkan individu atau badan usaha untuk melakukan perijinan terhadap kegiatan pembangunan fisik atau keperluan lain, seperti pembangunan rumah jogja dijual, yang berdampak pada struktur ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Adapun tanah jogja yang digunakan adalah tanah di jogja yang menurut rencana tata ruang yang diperuntukkan bagi kegiatan tersebut.

IPPT ini kemudian terbagi menjadi beberapa bagian, tergantung peruntukkan tanah jogja tersebut. Ijin lokasi yang dimiliki oleh perusahaan untuk memperoleh tanah di jogja guna penanaman modal, yang berlaku pula sebagai ijin pemindahan hak dengan batasan keluasan untuk Usaha Pertanian > 25 Ha dan Usaha Non Pertanian > 1 Ha.

Sumber: Rumah Jogja

Sumber Gambar:developer-property.com

Leave a Reply

Advertisement 250x250 Space Iklan
Log in / Yogya Property | Propertinya Orang Jogja