Universitas Gadjah Mada

Posted by on Oct 21st, 2011 and filed under Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

wordpress plugins and themes automotive,business,crime,health,life,politics,science,technology,travel

Universitas Gadjah Mada

 

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada ditilik dari sejarahnya, merupakan penggabungan dan pendirian kembali dari berbagai balai pendidikan, sekolah tinggi, perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta, Klaten dan Solo.

Universitas Gadjah Mada berawal dari dibentuknya Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada yang terdiri dari Fakultas Hukum dan Fakultas Kesusasteraan. Pendirian diumumkan di Gedung KNI Malioboro pada tanggal 3 Maret 1946 oleh Mr. Boediarto, Ir. Marsito, Prof. Dr. Prijono, Mr. Soenario, Dr. Soleiman, Dr. Soeharto dan Dr. Buntaran.

Ketika 4 Januari 1946 Soekarno dan Hatta memindahkan ibukota Republik Indonesia ke Yogyakarta. Dengan maraknya pertempuran antara pejuang kemerdekaan dan Sekutu serta NICA di Jakarta dan Bandung, maka Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung ikut pindah ke Yogyakarta. Pada tanggal 17 Februari 1946, Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung dihidupkan kembali di Yogyakarta dengan para pengajarnya antara lain Prof. Ir. Wreksodhiningrat  dan Prof. Ir. Rooseno.

Universitas Gadjah Mada

Pendidikan lain yang berdiri pada waktu yang hampir bersamaan adalah Perguruan Tinggi Kedokteran (berdiri 5 Maret 1946), Sekolah Tinggi Kedokteran Hewan (berdiri 20 September 1946), Sekolah Tinggi Farmasi (berdiri 27 September 1946), dan Perguruan Tinggi Pertanian (berdiri 27 September 1946) yang kesemuanya berada di Klaten, sekitar 20 kilometer dari Jogja.

Lembaga Institut Paster di Bandung sejak 1 September 1945, turut pula dipindahkan ke Klaten dengan laboratorium di Rumah Sakit Tegalyoso. Salah seorang yang berperan dalam pemindahan ini adalah Prof. Dr. M. Sardjito yang kelak menjadi Rektor Universitas Gadjah Mada yang pertama. Kehidupan kampus di Klaten semakin ramai dengan berdirinya Fakultas Kedokteran Gigi pada 1948 Universitas Gadjah Mada.

Universitas Gadjah Mada

Di bulan Mei 1948, Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan mendirikan Akademi Ilmu Politik di Yogyakarta atas usul Kementerian Dalam Negeri untuk mendidik calon-calon pegawai Departemen Dalam Negeri, Departemen Luar Negeri dan Departemen Penerangan. Akademi ini awalnya dipimpin oleh Prof. Djokosoetono, S.H. Sayangnya akademi ini tidak berumur panjang, setelah pemberontakan PKI Madiun meletus, September 1948, akademi ini ditinggalkan para mahasiswanya yang ikut menumpas pemberontakan sehingga ditutup akademi ini di Universitas Gadjah Mada.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Gadjah_Mada

Universitas Gadjah Mada

 

 

13 Responses for “Universitas Gadjah Mada”

  1. [...] lain kembali ke Yogyakarta, pernyataan dari Sri Sultan HB IX yang menyatakan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta adalah bagian dari Negara Republik Indonesia, Perayaan Kemerdekaan di halaman Kraton. (oleh Edy [...]

  2. [...] indah dan besar, reruntuhan benteng dan makam kerajaan di Kotagede yang kini dikenal sebagai pusat kerajinan perak di Yogyakarta bahkan di [...]

  3. [...] mewah (Selatan Perum Paradise), dekat pusat perbelanjaan, kampus negeri Favorit (UGM dan UNY) dan Kampus-kampus Swasta terkenal (UII, UPN) serta sekolah-sekolah negeri. Tanah dijual di [...]

  4. [...] di jogja, rumah Yogyakarta, Rumah Jogja Posts Related to Rumah Jogja Dan Tanah Produktif Di Jl. Wonosari Km 8Tanah Jogja [...]

  5. [...] telah terjadi kesepakatan jual beli, kemudian penjual dan pembeli datang ke kantor PPAT untuk membuat Akta Jual Beli (AJB) Tanah Jogja atau Rumah Jogja, maka diwajibkan bagi Penjual [...]

  6. [...] salah satu solusi bagi mahasiswa atau karyawan yang butuh tempat tinggal di Jogja. Bagi pengusaha properti di jogja, ini merupakan pasar baru yang punya prospek. Namun itu juga tak lepas dari strategi pengembangan [...]

  7. [...] + 8500 m2, cocok difungsikan sebagai perumahan di yogyakarta. Dengan dukungan akses mudah menuju UGM, kaliurang, bandara, malioboro menjadi nilai tambah dari tanah dijual jogja jalan palagan [...]

  8. [...] m2, cocok difungsikan sebagai rumah jogja atau kosan jogja. Dukungan akses mudah menuju berbagai kampus di jogja, menjadi nilai tambah dari tanah dijual jogja di Seturan, Condong catur, Yogyakarta [...]

Leave a Reply

Advertisement 250x250 Space Iklan
Log in / Yogya Property | Propertinya Orang Jogja